Pages

Perpustakaan SMK N 2 Sragen

Siswa membaca koran di Perpustakaan SMK N 2 Sragen

Perpustakaan SMK N 2 Sragen

E Library di Perpustakaan SMK N 2 Sragen

Perpustakaan SMK N 2 Sragen

Perpustakaan SMK N 2 Sragen

Perpustakaan SMK N 2 Sragen

Siswa Belajar di Perpustakaan SMK N 2 Sragen

Perpustakaan SMK N 2 Sragen

Perpustakaan SMK N 2 Sragen

Tuesday, January 10, 2023

Muslim Rahmatan Lil ‘alamiin Muslim Moderat

Sahabat sekalian dimanapun berada. Postingan kali ini akan membahas beberapa fakta aktual seputar kehidupan bermasyarakat yang dianjurkan Islam, hingga terwujudnya pribadi Muslim yang rahmatan li l 'aalamiin.

Mendakati tahun politik. Indonesia rawan akan fitnah atau propaganda yang diluncurkan oleh mereka para penggila jabatan yang ditunggangi kepentingan pribadi atau kelompok. Hal itu pastinya memicu ketidaknyamanan masyarakat yang pada akhirnya menjadikan bangsa Indonesia terpecah belah dan intorelan. Acapkali kita bertanya-tanya dan sulit membedakan antara kelompok manakah yang benar dan salah. Memang telah menjadi sunnatullah dalam sebuah masyarakat majemuk, akan terbagi menjadi tiga golongan, yaitu golongan kanan, kiri, dan tengah. Golongan kiri berkonotasi sebagai kelompok yang salah, dan golongan kanan sebaliknya. Keduanya saling menyalahkan dan memfonis berdasarkan ketidaksamaan prinsip dan pemahaman mereka, bisa jadi "mereka sama-sama Muslim". Tidak sedikit kejadian serupa yang pada akhirnya memicu pertikaian, atau lebih familier dengan istilah konflik. Dalam kondisi inilah sikap moderat sangat diperlukan. Moderasi Islam mengajarkan agar manusia sebagai khalifatullah fi l ardh mampu menjadi penengah (ummatan wasathan), bersikap bijak, dan tidak tidak mudah terprofokasi, serta menjadi pelopor perdamainan.

Istilah Muslim Moderat (ummatan wasathan), sebenarnya tidak asing terdengar di telinga kita. Kata wasath (Arab) diserap menjadi wasit (Indonesia), yang bermakna penengah, perantara, penentu, pemimpin, pemisah, pelerai, dan pendamai (KKBI). Sebagai muslim yang moderat, semestinya kita tidak bersikap fanatik terhadap satu golongan dan mampu menerima perbedan. Hargailah dan terima perbedaan selama tidak merugikan. Jika muncul perselisihan, hendaknya kita menjadi penengah dan mendamaikan keduanya. Bersikap moderat akan mereduksi konflik yang berkepanjangan. Dan Muslim Moderat dalah Muslim yang Rahmatan li l 'aalamiin. Wallaahu a'alam bi s showaab. _mustofa060788@gmail.com


DAKWAH MILENIAL

 

Perkembangan zaman dengan hadirnya teknologi canggih membuat takjub dunia, khususnya dalam hal informasi dan komunikasi. Hal tersebut ditandai dengan semakin berperannya teknologi informasi dan komunikasi dalam segala bidang serta berkembang dengan cepatnya penemuan-penemuan hardware dan Software hingga menjangkau seluruh penjuru dunia. Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information Technology (IT) adalah istilah umum yang menjelaskan segala macam bentuk teknologi yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan dan atau menyebarkan informasi.

Kemajuan IT berawal dari keinginan manusia untuk bertukar informasi melalui gerak tubuh, dialog lisan dan tulisan. Maka, pada saat itu bahasa adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi berada pada tangan si penerima yang hanya bersifat terbatas, atau dengan kata lain akan mudah hilang di kemudian hari. Selanjutnya, teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar, alfabet, angka, hingga media sosial digital.

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam, Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya" (QS. Al-'Alaq: 1-5)

Menafsirkan ayat pertama yang diturunkan, yaitu QS. Al-'Alaq ayat 1-5 menjelaskan tentang perintah Allah untuk membaca (iqra'). Kata iqra' dalam hal ini memiliki definisi yang sangat luas. Membaca bukan hanya sekedar menelaah tulisan saja, akan tetapi kata iqra' dapat dimaknai dengan membaca situasi dan kondisi lingkungan sekitar. Dalam ayat tersebut diperintahkan untuk membaca dengan nama Tuhan (iqra' bismirabbika l ladzii khalaq). Hal ini bermakna ketundukan manusia bukan kepada alam dan segala yang diciptakan, melainkan pada penguasa Alam. Selanjutnya, kata 'Allama bi l qalam (yang mengajar dengan qalam). Dalam hal ini, makna qalam terus berkembang, mulai dari alat tulis sederhana hingga modern, sepeti mesin ketik, komputer, mesin pencetak, internet, handphone, dan lain sebagainya yang memiliki aneka ragam fungsi.

Qalam adalah alat tulis dan alat perekam sebagai lambang teknologi. Definisi manusia sebagai khalifah juga diberikan kebebasan seluas-luasnya untuk mengembangkan dan memanfaatkan semua yang ada di bumi untuk kemaslahatan umat, namun tetap sesuai dengan batasan syariat Islam.

Sebagai muslim yang baik, hendaknya mampu berperilaku bijak terhadap perkembangan IT tersebut. Sebagaimana pesan Sunan Kalijaga yang tertulis dalam serat Lokajaya: "Anglaras ilining banyu, angeli ananging ora keli". Maka, ikutilah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi harus bisa menjauhkan diri dari dampak negatifnya.

Setiap orang memiliki cara berdahwah yang berbeda, begitu juga hidayah Allah sampai kepada manusia dengan cara yang berbeda. Dakwah melalui internet dinilai sangat efektif, karena didukung oleh sifat internet yang tidak terbatas ruang dan waktu. 

Materi dakwah bisa disebarluaskan dengan cepat dan efisien. Internet dapat menjangkau siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Melihat kenyataan dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada saat ini, sudah saatnya dakwah bil-internet dilakukan oleh pemuda Muslim. Teknologi informasi dan komunikasi telah membuka mata dunia akan sebuah hal baru, interaksi baru, dan sebuah jaringan yang mendunia tanpa batas. _mustofa060788@gmail.com

Pendidikan Multikultural Perspektif Wali Songo

 

Dewasa ini, semagunungankin terlihat tajam perbedaan kultur masyarakat yang mengakibatkan perpecahan. Keberagaman itu seharusnya menjadi sebuah media untuk saling berbagi dan melengkapi, hingga terwujudnya suatu persaudaraan yang sempurna. Para pemuka masyarakat pun semakin kehilangan perannya untuk memberikan pendidikan tentang kedamaian. Berbeda dengan Wali Songo yang dengan metode Pendidikan Multikulturalisme dan Akulturasi Budaya Jawa, dakwahnya mudah diterima masyarakat, meskipun pada saat itu masih cenderung kental pada pada tradisi nenek moyang.

Berbicara tentang Wali Songo, Tradisi Sekaten, Gendhing Gamelan, Lagu Dolanan Cublak-Cublak Suweng dan Jamuran, serta Tembang Macapat, berarti membicarakan tentang perkembangan Islam di tanah Jawa. Tradisi paling terkenal tentang Jawa dan perkembangan Islam adalah "Babad Tanah Jawa". Tradisi tersebut menguraikan tentang peranan para Wali di bawah konsolodasi Demak dalam menyebarkan Islam di daerah masing-masing.

Wali Songo, penyebar agama Islam di pulau Jawa telah berhasil mengombinasikan aspek-aspek sekular dan spiritual dalam memperkenalkan Islam kepada masyarakat. Pola kombinasi ini dilakukan dengan cara mentoleransi tradisi lokal serta memodifikasikannya ke dalam ajaran Islam dan tetap bersandar pada prinsip-prinsip Islam. Hasilnya adalah terbentuknya harmonisasi kehidupan para raja, bangsawan, dan rakyat pada masa itu. Pendidikan Multikulturalisme Wali Songo pada hakekatnya adalah metode pendidikan yang menghargai perbedaan dan memanusiakan manusia. Lebih jelasnya lagi, Pendidikan Multikulturalisme adalah pendidikan dengan cara "Merayakan Perbedaan". 

_mustofa060788@gmail.com

Thursday, July 7, 2022

 Memperkuat Nilai-Nilai Agama Islam untuk Menyelamatkan Generasi Bangsa

Generasi Bangsa

Sejarah telah membuktikan peran penting pemuda dalam perubahan dan pembangunan bangsa ini. Seperti kata bung karno “ beri aku sepuluh pemuda, akan ku guncang dunia”. Dari ungkapan bung karno itu, jelas bahwa pemuda mempunyai peran serta potensi yang penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Para pahlawan sudah berjuang melepaskan negara ini dari para penjajah, mereka berjuang dengan mempertaruhkan nyawa agar negara ini dapat merdeka/berdaulat. Tidak sedikit pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan republik indonesia adalah seorang pemuda. Beberapa contoh tokoh pemuda yang mempunyai andil besar dalam keberhasilan memperoleh kemerdekaan adalah sukarni, sayuti melik, charul saleh, dan masih banyak yang lainnya lagi.

 Suatu bangsa harus memiliki generasi yang tidak sekedar menggantikan peran para pendahulunya. Mereka juga harus memiliki karakter yang kuat, pengetahuan yang baik dan bijaksana dalam bersikap. Pemuda adalah Generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu meneruskan cita-cita suatu bangsa. Dr, Yusuf Al-Qardhawi mengatakan “Apabila ingin melihat suatu negara di masa depan, maka lihatlah pemudanya hari ini.” Pemuda mempunyai potensi serta harapan arapan besar terhadap maju tidaknya negara berada. Generasi muda merupakan aset paling berharga dari suat bangsa, yang mana akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan sebuah negara dalam segala aspek kehidupan.

Dengan pesatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang luar biasa maka akan ada sisi positif dan negatif yang akan di hadapi pemuda generasi bangsa masa kini. Mau atau tidak inilah fenomena yang ada di hadapan kita sekarang, banyak yang baik yang harus kita pelajari dan kita ambil supaya kita mampu berdiri mempertahankan bangsa Indonesia yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan. Maka kita juga harus mampu meninggalkan sisi negatif yang ada, agar kita tidak terjerumus pada lubang yang salah. Apabila kita salah  dalam bersikap maka akan menjadikan masa depan kita hancur dan tidak mampu memnjadi generasi bangsa yang baik yang menguatkan bangsa ini. Seorang pemuda yang menjadi generasi bangsa tidak boleh mempunyai sikap malas, suka membuang – buang waktu dan hanya bersenang senang saja. Menguatkan karakter dan menjaga bangsa ini agar tidak terjajah oleh bangsa lain. Harus berdiri tegak menjadi bangsa yang hebat dan kuat dengan mempunyai genrasi yang hebat dan kuat.

Generasi muda merupakan faktor utama dari kemajuan suatu bangsa. Hal ini bisa dikarenakan peran penting pemuda sebagai generasi penerus bangsa. Pemuda akan menggantikan generasi penerus bangsa ini yang telah memberikan segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara ini dimasa dahulu. Pemuda mempunyai semangat dalam bertindak serta kreatif dan inovatif dalam berfikir. Pemuda adalah  agen perubahan, agen penjaga nilai-nilai keagamaan dan juga sebagai aset bangsa di masa yang akan datang .

Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin yang artinya rahmat atau karunia yang dalam konteks rahman adalah bersifat amma kulla syak yang berarti meliputi segala hal yang ada kepada muslim maupun non muslin dan segala yang ada di alam semesta ini. Islam juga mengajarkan berbagai hal yang baik positif yang dapat menjadi kan kebaikan baik terhadap sesama umat manusia maupun terhadap alam  semesta.  Pengetahuan serta pengamalan nilai-nilai islam  terutama dikalangan generasi muda menjadi mutlak adanya. Dengan pengamalan nilai – nilai islam inilah  generasi bangsa ini akan terbentuk dan akan mewarnai karakter bangsa dimasa yang akan datang.

Di dalam islam diajarkan bagaimana membentuk karakter generasi penerus bangsa ini. Pembentukan karakter ini diajarkan bukan hanya saat pendidikan baik formal maupun non  formal, tetapi di muai dari bagaimana  generasi ini dilahirkan. Bagaimana orang tua dalam mengawali pembentukan atau lahirnya generasi ini , bagaimana makanan yang halal yang harus diberikan, sampai bagaimana generasi muda ini harus bergaul dan bersikap terhadap sesama. Dengan kata lain islam sudah mengatur dan memberikan pedoman dari mulai hal terkecil dan detail sampai hal-hal  besar tentang penyelamatan generasi bangsa.

Dalam pandangan Islam pemuda yang baik adalah  pemuda yang mepunyai karakter sebagai berikut :

  1. Aqidah yang lurus. Lurusnya aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim khusunya pemuda . Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah. Karena aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka dalam awal da’wahnya kepada para sahabat di Mekkah, Rasulullah SAW mengutamakan pembinaan aqidah, iman dan tauhid.

  2. Ibadah yang benar. Menjalankan ibadah secara benar merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda: “Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat”. Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

  3. Akhlaq yang baik. Akhlaq yang baik merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada Allah maupun dengan makhluk-makhluk-Nya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat. Karena begitu penting memiliki akhlak yang mulia bagi umat manusia, maka Rasulullah SAW diutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung.

  4. Pemuda yang mempunyai karakter seperti Ashabul Kahfi dan beriman kepada Alah SWT.  Pemuda Ashabul Kahfi akan mendapat kemuliaan dimata Allah. Dengan keyakinan dan keimanan tersebut kita akan selalu merasa diawasi oleh Allah, jadi kita akan merasa malu untuk bermaksiat walaupun tidak ada manusia yang melihat. 

  5. Pemuda yang mempunyai pribadi yang positif, artinya dia ingin selalu menjadi lebih baik setiap harinya. Sebagai pemuda yang baik kita harus mempunyai sikap yang konsisten. Sedikit demi sedikit tetapi istiqomah akan lebih baik daripada besar namun musiman.

  6. Pemuda yang aktif dan produktif, karena jika positif saja dia hanya menyelamatkan dirinya sendiri. Sedangkan Islam memerintahkan untuk mengajak kepada kebaikan, makannya harus aktif dan produktif. Kemudian pemuda juga harus kreatif dan kolaboratif dalam mengajak pada kebaikan. “Sudah banyak dakwah yang kaku sehingga ditinggalkan oleh pemuda, maka dari itu kita harus kreatif misalnya dengan menyertakan humor, karena humor adalah bahasa yang dapat dimengerti oleh semua kalangan,” terangnya.

  7. Pemuda yang solutif, artinya kita harus memberi solusi bukan hanya menghakimi. Hukum harus ditegakkan namun kita juga harus mencarikan solusi yang sesuai dengan keadaan saat ini. 

  8. Pemuda harus mempunyai wibawa. Pemuda harus menjaga martabatnya dengan menghindari hal-hal yang akan menjatuhkan harga dirinya. Generasi muda harus cakap dan professional dalam keilmuan. Jangan sampai ada kesalahan dalam literasi. Pemuda harus berwawasan luas dan menjadi sahabat perpustakaan. 

Dari beberapa hal diatas, maka pemuda yang mempunyai  karakter islam yang baik yang sudah di sebutkan  diatas akan mampu menyelamatkan bangsa dimasa yang akan datang.  Kemajuan suatu bangsa dimasa yang akan datang  akan tercipta dengan adanya  pemuda-pemuda yang mempunyai  karakter islam tersebut.


Wednesday, August 12, 2020

Bpk Ibu Guru yang membutuhkan Modul, Kumpulan Modul GP/PKB untuk SMA/SMK

 

Bpk Ibu Guru yang membutuhkan Modul.
Silahkan download di link berikut :
Kumpulan Modul GP/PKB untuk SMA/SMK :

1. Bhsa. Indonesia http://bit.do/01_indonesia
2. Bhs. Inggris http://bit.do/02_inggris
3. Bimbingan Konseling http://bit.do/03_BK
4. Fabrikasi Logam http://bit.do/04_Fabrikasi_Logam
5. Kewirausahaan http://bit.do/05_Kewirausahaan
6. Matematika http://bit.do/06_Matematika
7. Audio Video http://bit.do/07_Audio_Video
8. Elektronika Industri http://bit.do/08_Elekronika_Industri
9. Fisika http://bit.do/09_Fisika
10. Kimia http://bit.do/10_Kimia
11. Pemesinan http://bit.do/11_Pemesinan
12. Teknik Gambar Bangunan http://bit.do/12_Gambar_Bangunan
13. Teknik Instalasi Tenaga Listrik http://bit.do/13_T_Instalasi_T_Listrik
14. Teknik Komputer Jaringan http://bit.do/14_Komputer_Jaringan
15. Teknik Kendaraan Ringan http://bit.do/15_Kendaraan_Ringan
16. Penjas http://bit.do/16_PJOK
17. Pkn http://bit.do/17_PKn
18. Teknik Gambar Mesin http://bit.do/18_T_Gambar_Mesin
19. Teknik Sepeda Motor http://bit.do/19_T_Sepeda_Motor
20. Administrasi Perkantoran http://bit.do/20_Adm_Perkantoran
21. Akuntansi http://bit.do/21_Akuntansi
22. Jasa Boga http://bit.do/22_Jasa_Boga
23. Farmasi http://bit.do/23_Farmasi
24. Keperawatan http://bit.do/24_Keperawatan
25. Pemasaran http://bit.do/25_Pemasaran
26. Tata Busana http://bit.do/26_Busana
27. Tata Kecantikan Kulit http://bit.do/27_Cantik_Kulit
28. Tata Kecantikan Rambut http://bit.do/28_Cantik_Rambut
29. Basa Sunda http://bit.do/29_Basa_Sunda
30. Geografi http://bit.do/30_Geografi
31. Antropologi http://bit.do/31_Antropologi
32. Modul Autis http://bit.do/32_Modul_Autis
33. Ekonomi http://bit.do/33_Ekonomi_SMA
34. Sejarah http://bit.do/34_Sejarah
35. Seni Rupa http://bit.do/35_Seni_Rupa
36. Seni Tari http://bit.do/36_Seni_Tari
37. Sosiologi http://bit.do/37_Sosiologi
38. Tuna Daksa http://bit.do/38_Tuna_Daksa
39. Tuna Grahita http://bit.do/39_Tuna_Grahita
40. Tuna Netra http://bit.do/40_Tuna_Netra

Unduh modul Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL)

 


Unduh modul Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL)

Monday, August 3, 2020